Sabtu, 03 November 2012

Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi yang lain



1. Ideologi
 
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. kata ideologi sendiri di ciptakan oleh destutt de tracy pada akhir abad ke 18 untuk mendefinisikan “sains tentang ide”, ideologi dapat dia anggap sebagai visi yang komperhensif, sebagai cara untuk melakukan sesuatu secara umum. Ideologi berasal dari bahasa yunani ”idea” yang berarti gagasan, ide, atau cita-cita dan ”logos” yang berarti ilmu atau pengetahuan Tujuan utama di balik ideologi adalah sistem pemikiran abstark yang diterapkan pada masalah-masalah publik sehingga membuat konsep politik.
Definisi Lain Mengenai Ideologi :
1.      Wikipedia
Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah yang melahirkan pikiran-pikiran baru atau aturan-aturan dalam kehidupan.
2.      Destertt de Tracy
Ideologi adalah studi terhadap ide pemikiran tertentu.
3.      Descartes
Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia.
4.      Machiavelli
Ideologi adalah setem perlindungan kekeuasan yang dimiliki oleh penguasa.
5.      Karl Mark
Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam bermasyarakat.
Secara garis besar, ideologi adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalkan pemikiran tersebut berupa fakta metode, menjaga pemikiran tersebuat agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.



2. Ideologi Pancasila (Indonesia)
Pancasila dianggap sebagai sebuah ideologi karena Pancasila memiliki nilai-nilai filsafat mendasar juga rasional. Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai sebuah landasan dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga, Pancasila merupakan wujud dari konsensus nasional, itu semua karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah sketsa negara moderen yang telah disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia kemudian nilai-nilai dari kandungan Pancasila itu sendiri dilestarikan dari generasi ke generasi.
Ideologi pancasila merupakan suatu pemikiran yang beracuan Pancasila. Pancasila dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan rasional. Pancasila pertamakali di kumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnnya sidang BPUPKI. Pada saat itu Soekarno menekankan pentingnya sebuah dasar negara yang disamakan sebagai fundamental, filsafat pemikiran yang mendalam, serta perjuangan suatu bangsa senatisasa memiliki karakter tersendiri. Pancasila tertulis formal pada alinea ke IV UUD 1945. selain itu juga memiliki dasar yuridis yang kuat. Jadi dapat di simpulkan bahwa pancasila hanya dapat berperan sebagai ideologi negara jika segala tindakan individu maupun sosial dalam masyarakat yang mencakup berbangsa dan bernegara yang juga mencakup aspek politik sosial ekonomi dan lain-lain dilaksanakan secara rasional berdasarkan pancasila.
Kelebihan/keunggulan ideologi  pancasila :
  1. Mencakup nilai – nilai positif yang diambil dari berbagai ideology
  2. Ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Pemerintah sehingga tidak mengorbankan rakyat.
  3. Bersifat fleksibel yang artinya mengikuti perkembangan Zaman.
Kekurangan ideologi  pancasila:
  1. Dapat Menimbulkan tafsir yang berbeda – beda.

3. Ideologi Sosialisme (Cina & Korea utara)
       Istilah sosialisme pertama kali dipakai di Prancis pada tahun 1831 dalam sebuah artikel tanpa judul oleh Alexander Vinet. Pada masa ini istilah sosialisme digunakan untuk pembedaan dengan indvidualisme, terutama oleh pengikut-pengikut Saint-Simon, bapak pendiri sosialisme Prancis. Saint-Simon lah yang menganjurkan pembaruan pemerintahan yang bermaksud mengembalikan harmoni pada masyarakat. Sosialisme sendiri berasal dari bahasa Latin yakni socius (teman). Jadi sosialisme merujuk kepada pengaturan atas dasar prinsip pengendalian modal, produksi dan kekayaan oleh kelompok.
       Ideologi ini menyatakan bahwa dunia ini tiada lain terdiri dari dan tergantung eksistensinya pada benda material. Jadi, segala sesuatu yang ada hanyalah materi belaka. Materilah asal usul segala sesuatu. Materi merupakan dasar eksistensi segala macam pemikiran. Maka, tidak ada tuhan, tidak ada ruh, atau aspek-aspek kegaiban lainnya, karena semuanya tidak dapat diindera seperti materi. Dari ide materialisme inilah dibangun dua ide pokok dalam Sosialisme yang mendasari seluruh bangunan ideologi Sosialisme, yaitu Materialisme Dialektis dan Materialisme Historis. Dengan demikian, hubungan agama dan negara menurut Sosialisme merupakan hubungan yang negatif, bahkan Sosialisme telah menafikan secara mutlak  eksistensi dan pengaruh agama dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Agama merupakan candu masyarakat yang harus dibuang dan dienyahkan.


4.      Ideologi Komunisme (Eropa Timur)
            Komunisme adalah salah satu ideologi di dunia. Komunisme sebagai anti kapitalisme menggunakan sistem sosialisme sebagai alat kekuasaan, sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.
Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap faham kapitalisme di awal abad ke-19an, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dengan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangannya yang saling berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.
Secara umum komunisme berlandasan pada teori Dialektika materi, oleh karenanya tidak bersandarkan pada kepercayaan agama dengan demikian pemberian doktrin pada rakyatnya, dengan prinsip bahwa “agama dianggap candu” yang membuat orang berangan-angan yang membatasi rakyatnya dari pemikiran ideologi lain karena dianggap tidak rasional serta keluar dari hal yang nyata (kebenaran materi).
Komunisme merupakan ideologi yang menghendaki penghapusan pranata kaum kapitalis serta berkeinginan membentuk masryarakat kolektif agar tanah dan modal (faktor produksi) dimiliki secara sosial dan pertentangan kelas serta sifat kekuatan menindas dari negara tidak berlangsung lagi. Dalam setiap upaya-upaya untuk menanamkan ideologinya itu, Paham komunis berusaha mengambil jalan pintas yakni dengan jalan revolusi dengan metode kekerasan. Hal inilah yang menyebabkan antipati masyarakat dunia terhadap paham ini. Kalau kita membuka lembaran sejarah berikutnya, Afganistan yang pernah berada di bawah jajahan Unisoviet mengalami tragedi kemanusiaan yang panjang akibat cara-cara kekerasan yang dilakukan Penganut paham komunis tersebut.
Negara-negara yang menganut ideology Komunisme adalah Negara-negara yang berada dikawasan Eropa Timur yang semuanya merupakan bekas pecahan Uni Soviet, yakni : Albania, Bosnia-Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Macedonia, Rumania, Serbia dan Montenegro, Hongaria, Ceko, Yugoslavia, Polandia.
 
  1. Ideologi Liberalisme (AS, Inggris)
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu.  Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Bandingkan 
Pokok-pokok Liberalisme
Ada tiga hal yang mendasar dari Ideologi Liberalisme yakni Kehidupan, Kebebasan dan Hak Milik (Life, Liberty and Property). Dibawah ini, adalah nilai-nilai pokok yang bersumber dari tiga nilai dasar Liberalisme tadi:
-          Kesempatan yang sama. (Hold the Basic Equality of All Human Being). Bahwa manusia mempunyai kesempatan yang sama, di dalam segala bidang kehidupan baik politiksosialekonomi dankebudayaan.  Namun karena kualitas manusia yang berbeda-beda, sehingga dalam menggunakan persamaan kesempatan itu akan berlainan tergantung kepada kemampuannya masing-masing. Terlepas dari itu semua, hal ini (persamaan kesempatan) adalah suatu nilai yang mutlak dari demokrasi.
-          Dengan adanya pengakuan terhadap persamaan manusia, dimana setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya, maka dalam setiap penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi baik dalam kehidupan politik, sosial, ekonomi, kebudayaan dan kenegaraan dilakukan secara diskusi dan dilaksanakan dengan persetujuan – dimana hal ini sangat penting untuk menghilangkan egoisme individu.( Treat the Others Reason Equally).
-          Pemerintah harus mendapat persetujuan dari yang diperintah. Pemerintah tidak boleh bertindak menurut kehendaknya sendiri, tetapi harus bertindak menurut kehendak rakyat.(Government by the Consent of The People or The Governed.
-          Berjalannya hukum (The Rule of Law). Fungsi Negara adalah untuk membela dan mengabdi pada rakyat. Terhadap hal asasi manusia yang merupakan hukum abadi dimana seluruh peraturan atau hukum dibuat oleh pemerintah adalah untuk melindungi dan mempertahankannya. Maka untuk menciptakan rule of law, harus ada patokan terhadap hukum tertinggi (Undang-undang), persamaan dimuka umum, dan persamaan sosial.
-          Yang menjadi pemusatan kepentingan adalah individu.(The Emphasis of Individual).
-          Negara hanyalah alat (The State is Instrument).  Negara itu sebagai suatu mekanisme yang digunakan untuk tujuan-tujuan yang lebih besar dibandingkan negara itu sendiri.  Di dalam ajaran Liberal Klasik, ditekankan bahwa masyarakat pada dasarnya dianggap, dapat memenuhi dirinya sendiri, dan negara hanyalah merupakan suatu langkah saja ketika usaha yang secara sukarela masyarakat telah mengalami kegagalan.
Dalam liberalisme tidak dapat menerima ajaran dogmatisme (Refuse Dogatism). Hal ini disebabkan karena pandangan filsafat dari John Locke (1632 – 1704) yang menyatakan bahwa semua pengetahuan itu didasarkan pada pengalaman. Dalam pandangan ini, kebenaran itu adalah berubah.

NO
ASPEK
IDEOLOGI
PANCASILA
KOMUNISME
SOSIALISME
LIBERALISME
1
Politik
Demokrasi Pancasila
1.      Demokrasi Rakyat
2.      Berkuasa mutlak
3.      Satu partai
1.    Demokrasi untuk Kebersamaan
2.    Mengutamakan kebersamaan
Demokrasi Liberal
2
Hukum
Hukum untuk menjunjung tinggi keadilan dan keragaman individu dalam masyarakat
Hukum untuk melanggengkan komunis
Masyarakat sama dengan negara







1.    Hukum  untuk melindungi individu
2.    Dalam proses pelaksnaannya mementingkan individu
3
Ekonomi
Peran negara adalah tidak terjadi monopoli dll yang merugikan rakyat
1. Peran negara dominan
2. Demi kolektivitas berarti demi Negara
3. Monopoli negara
1.    Peran negara adalah bentuk pemerataan
2.    Keadilan distributif yang diutamakan

1.     Peran negara kecil
2.    Swasta mendominasi
3.    Kapitalisme
4.    Monopolisme
5.    Persaingan bebas
4
Agama
1.   Bebas memilih salah satu agama
2.     Agama harus menjiwai dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara
1.    Agama candu masyarakat
2.    Agama  harus dijauhkan dari masyarakat
3.    Atheis
Agama harus mendorong berkembangnya kebersamaan
1.    Agama urusan pribadi
2.    Bebas beragama atau tidak
5
Pandangan terhadap Individu dan Masyarakat
1.    Individu & Masyarakat diakui keberadaannya
2.     Hubungan individu dan masyarakat dilandasi asas selaras, serasi dan seimbang
3.    Masyarakat ada karena individu
4.    Individu akan punya arti apabila hidup di tengah masyarakat
1.    Individu & Masyarakat tidak penting
2.                            2. Kolektivitas yang dibentuk negara lebih penting
Masyarakat lebih penting daripada individu
1.    Individu lebih penting dari masyarakat
2.    Masyarakat diabdikan untuk individu
6
Ciri Khas
Keselarasan, keseimbangan, dan keserasian dalam setiap aspek kehidupan
1. Atheisme
2. Dogmatis
3.  Otoriter
4. Ingkar HAM
5.Reaksi terhadap kapitalisme dan liberalisme
1. Kebersamaan akomodasi
2. Jalan tengah
1. Penghargaan atas HAM
2. Demokrasi
3. Negara
4. Menolak dogmatis
5.Reaksi terhadap absolutisme

DAFTAR PUSTAKA
  1. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/103883/ (Senin, 12 Desember 2011)
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Liberalisme (Selasa, 13 Desember 2011)
  3. http://slowdownthing.blogspot.com/2009/09/perbedaan-ideologi-pancasilakomunis-dan.html (Minggu, 11 Desember 2011)
  4. http://www.isomwebs.com/kelebihan-dan-kelemahan-ideologi-liberalisme-komunis-dan-pancasila.php (Senin, 12 Desember 2011)
  5. http://www.g-excess.com/2798/pancasila-sebagai-ideologi-terbuka/ (Senin, 12 Desember 2011)
  6. http://id.shvoong.com/humanities/history/2165989-apa-itu-ideologi-sosialisme-kapitalisme/  (Senin, 12 Desember 2011)
  7. http://yandiyulio.wordpress.com/2009/09/27/perbandingan-ideologi-pancasila-dan-komunis/ (Senin, 12 Desember 2011)
  8. http://paulinepaulinepauline.blogspot.com/2011/09/perbedaan-ideologi-pancasila-dengan.html (Senin, 12 Desember 2011)
9.      http://cumatugas.blog.com/2009/09/06/tugas-pkn-2/ (Minggu, 11 Desember 2011)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar